Bulu Tempe

0
33
This image has an empty alt attribute; its file name is kantor-lurah-1024x768.jpg
Batas Administrasi

Kelurahan Bulu Tempe merupakan salah satu dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Tanete Riattang Barat. Sejak Tahun 1994 secara administrative Kelurahan Bulu Tempe terbagi menjadi enam lingkungan yang sebelumnya hanya tiga lingkungan kelurahan. Kelurahan Bulu Tempe mempunyai luas sebesar 6230 ha/m2 dengan batas wilayah administrasinya sebagai berikut :

  1. Sebelah Utara berbatasan dengan kelurahan Mattirowalie
  2. Sebelah Selatan berbatasan dengan kelurahan Tirong
  3. Sebelah Timur berbatasan dengan kelurahan Macanang
  4. Sebelah Barat berbatasan dengan kelurahan Watang Palakka

Tabel 1. Wilayah Administratif Keluarahan Bulu Tempe

KelurahanLingkungan
Bulu TempeCarawali
Bulu TempeWaru
Bulu TempeLagumbang
Bulu TempeKampung Baru
Bulu TempeWelalange
Bulu TempeSinri
Kondisi Fisik
  • Morfologi

Morfologi wilayah Kabupaten Tanete Riattang Barat Kelurahan Bulu Tempe berupa morfologi daratan dan medan bergelombang. Untuk Lingkungan Waru dan Lingkungan Lagumbang merupakan morfologi daratan, sedangkan Lingkungan Carawali, Lingkungan Kampung Baru , Lingkungan Sinri dan Lingkungan Welalange merupakan morfologi morfologi medan bergelombang.

  • Jenis Tanah

Jenis tanah yang terdapat di Kelurahan Bulu Tempe terbagi menjadi 5 jenis tanah yaitu, alluvium muda (estuarin – marin), tufit, tefra berbutir halus, batu pasir, dan batu lumpur. 

  • Kelerengan

Kemiringan lereng pada Kelurahan Bulu Tempe terbagi kebeberapa lingkungan, yaitu Lingkungan Waru dan Lingkungan Lagumbang kemiringannya mencapai 0-2% dan Lingkungan Carawali, Kampung Baru, Sinri, dan Welalange kemiringan lerengnya mencapai 2-5%.

  • Hidrologi

Informasi kondisi hidrologi berkaitan dengan ketersedian air untuk pembangunan dan kehidupan sehari-hari. Kriteria hidrologi dibagi menjadi  kategori :

  1. Kawasan dengan kondisi air tanah langka/ tak berarti
  2. Kawasan dengan produktivitas akuifer rendah; terletak pada daerah peralihan antara kawasan dengan kondisi air tanah langkah/ tak berarti dengan kawasan setempat akuifer produktif

Berdasarkan dari kriteria diatas Kelurahan Bulu tempe termaksud di kawasan dengan produktivitas akuifer rendah.

  • Curah Hujan

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Stasiun Klimatologi Maros, Kelurahan Bulu Tempe rata-rata curah hujan mencapai 2000-2500mm.

  • Geoligis

Kondisi geologi di Kelurahan Bulu Tempe menggunakan FORMASI WALANAE terdiri atas perselingan konglomerat aneka bahan, batupasir litik setempat gampingan, batupasir gampingan berlapis baik dengan tebal lapisan antara 10 – 20 cm, tufa mempunyai tebal lapisan 2 – 10 cm, sisipan batulanau dan napal dengan tebal lapisan 2 – 5 cm. Berstruktur sedimen lapisan bersusun. Formasi ini mengandung fosil Globorotalia tumida (BRADY), Globorotalia menardii (D’ORBIGNY), Globoquadrina altispira (CUSHMAN and JARVIS), Globigerinoides immaturus (LEROY), Globigerina decoraperta (TAKAYANAGY & SAITO), Globigerinoides trilobus (REUSS), Orbulina universa (D’ORBIGNY). Formasi ini berumur Miosen Tengah sampai Pliosen, diendapkan dalam lingkungan dangkal. Tebal lapisan sekitar 300 – 500 meter.

Peta Fungsi Bangunan

Peta Pemukiman